Sistem Pembelian Dan Kesesuaian Persediaan Bahan Baku Pada PT. Katsushiro Indonesia Tahun 2024

Authors

  • Muhajir Anshor STIE Dharma Agung Indonesia Author
  • Herlina Puspa Dewi STIE Dharma Agung Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.67083/ebizer.v2i2.25

Keywords:

Sistem Pembelian, Kesesuaian Persediaan, Bahan Baku

Abstract

Industri di Indonesia mengalami masa-masa sulit Ketika pandemi Covid-19. Pada saat pandemi, banyak industri yang terpaksa menurunkan target produksi karena menurunnya permintaan dan juga kebijakan pemerintah terkait pembatasan jam kerja kantor (WFO). Saat ini industri di Indonesia memasuki masa Ekspansi, sektor industri manufaktur alat berat sebagai contohnya, tahun 2022, total penjualan alat berat mencapai 8,806 unit. Ditahun 2023 mencapai 8,066. Tahun 2024 target penjualan alat berat di Indonesia adalah 8,000 unit. Hal ini menandakan pasar alat berat di Indonesia masih cukup menjanjikan. Untuk memenuhi target penjualan tersebut semua komponen untuk mendukung produksi harus tercukupi. Salah satu komponen dalam rantai produksi adalah ketersediaan bahan baku utama untuk komponen alat berat. Penelitian dilakukan pada PT Katsushiro Indonesia, sebuah perusahaan yang memproduksi komponen alat berat di Indonesia. Katsushiro Global System (KGS) adalah sistem yang terintegrasi ke semua Perusahaan Katsushiro Group. Dengan sistem ini kebutuhan bahan baku bisa selalu update riil time. Kesimpulan dari penelitian ini adalah PT Katsushiro Indonesia sudah menerapkan sistem perencanaan bahan baku untuk pemenuhan kebutuhan produksi,  namun masih ditemukan kendalan di lapangan. Untuk itu diharapkan manajemen dan pimpinan perusahaan segera membuat standarisasi level aman persediaan bahan baku untuk mengantisipasi keterlambatan kedatangan bahan baku, agar proses produksi di perusahaan berjalan lancar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

-Assauri, S. (2016). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: LPFE UI.

Assauri, S. (2020). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Azwar, A., dkk. (2022). Manajemen Operasi dan Persediaan. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Carter, W. K., & Usry, M. F. (2014). Cost Accounting. New York: McGraw-Hill.

Garrison, R. H., Noreen, E. W., & Brewer, P. C. (2018). Managerial Accounting. New York: McGraw-Hill.

Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2015). Cost Management: Accounting and Control. South-Western Cengage Learning.

Harris, F. W. (1913). How Many Parts to Make at Once. Factory Magazine, 10, 135–152.

Heizer, J., & Render, B. (2017). Operations Management. Pearson.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2017). Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management. Pearson.

Herjanto, E. (2020). Manajemen Operasi. Jakarta: Grasindo.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson.

Muchlisin Riadi. (2020). Sistem Akuntansi Pembelian. (E-book/Blog Akademik).

Mulyadi. (2016). Akuntansi Biaya. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Nestary, F. (2020). Pengantar Sistem Informasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Ohno, T. (1988). Toyota Production System: Beyond Large-Scale Production. Portland: Productivity Press.

Rahmawati, S. (2022). Strategi Pengadaan dan Kerja Sama Pemasok dalam Industri Manufaktur. Jurnal Manajemen Supply Chain, 5(2), 101–115.

Santosa, H. (2021). Pengendalian Persediaan dengan Metode EOQ dan JIT. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 12(1), 45–58.

Wibowo, A., & Hartati, N. (2020). Pengaruh Sistem Pembelian Terintegrasi terhadap Efisiensi Produksi. Jurnal Sistem Industri, 8(3), 112–120.

Wijoyo, H., dkk. (2021). Sistem Informasi Manajemen. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

12-07-2026

Issue

Section

Articles